Klub Liga Italia Tolak Kompetisi Antarklub Eropa Main di Akhir Pekan

Klub Liga Italia Tolak Kompetisi Antarklub Eropa Main di Akhir Pekan

Bolabawah.com-Seperti yang sudah diketahui sejak pekan lalu, virus Corona yang dikenal dengan COVID-19 telah ‘merajai’ tanah Italia yang berdampak pada penghentian sementara kompetisi Seri A dan kompetisi olahraga lainnya.

Penghentian sementara dilakukan sampai tanggal 3 April 2020, sehingga muncul berbagai opsi untuk menuntaskan kompetisi ini akibat keadaan kahar alias Force Majeure.

Apalagi, beredar kabar bahwa penundaan kompetisi Seri A bakal diperpanjang hingga akhir April sehingga kompetisi baru dimulai lagi pada bulan Mei.

Tampaknya kita sepakat dulu bahwa semua opsi yang diusulkan oleh Presiden FIGC (PSSI-nya Italia), Gabriele Gravina, sudah pasti rugi semua. Semuanya merasa tidak adil.

Tidak ada yang diuntungkan 100% dalam kondisi seperti ini. Kecuali penimbun masker yang bisa untung berkali-kali lipat, itu juga berisiko masuk penjara.
Beberapa klub kontestan Liga Italia menolak wacana memainkan Liga Champions dan Liga Europa di akhir pekan.

Pada Selasa (17/3/2020), UEFA dan negera federasi yang bernaung di bawahnya telah mengadakan rapat dan menghasilkan satu keputusan penting.

Rapat tersebut dilakukan menyusul darurat wabah virus corona yang menjangkiti sebagian wilayah Eropa.

Keputusan penting yang diambil UEFA adalah pengunduran jadwal Euro 2020 yang rencananya dimainkan pada 12 Juni-12 Juli 2020 menjadi 11 Juni-11 Juli 2021.

Setelah Euro 2020 resmi ditangguhkan hingga satu tahun ke depan, fokus UEFA kini merumuskan jalan terbaik bagi kompetisi-kompetisi domestik dan antarklub di Eropa.

Semua liga top di Eropa yakni Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, Liga Jerman, dan Liga Prancis telah menangguhkan jadwal pertandingan akibat wabah virus corona.

Penangguhan tersebut sebagian besar hingga awal April mendatang.

Lebih banyak pertemuan direncanakan minggu ini untuk membahas agenda yang akan datang, tetapi kantor berita Adnkronos dan situs Calcio e Finanza melaporkan bahwa satu rencana sudah diambil oleh UEFA.

Football Italia, UEFA dan Asosiasi Klub Eropa telah menghapus larangan kompetisi antarklub Eropa dimainkan pada akhir pekan.

Artinya, UEFA dan Asosiasi Klub Eropa telah membuka peluang bahwa Liga Champions dan Liga Europa bakal dimainkan pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.

Namun, keputusan dari UEFA tersebut mendapat pertentangan dari beberapa klub kontestan Liga Italia.

Mereka bersikukuh menginginkan liga domestik untuk tetap dijalankan pada akhir pekan, bukan Liga Champions atau Liga Europa.

Kompetisi sekelas Liga Champions dan Liga Europa turut terdampak akibat virus corona dan terpaksa dihentikan ketika babak 16 besar berjalan.

Pertemuan mengenai masalah ini bakal dibahas oleh UEFA dan Asosiasi Klub Eropa dalam waktu dekat guna mengambil jalan terbaik.

Saat ini masih belum jelas waktu bergulirnya kembali kompetisi domestik.

Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, baru-baru ini berharap liga dapat bergulir kembali pada awal Mei 2020.

Sebagaimana kompetisi olahraga profesional lain di Italia, dihentikan pada sampai 3 April akibat pandemi virus coron yang telah menewaskan 2.978 orang di negara tersebut.

“Saya tidak mau berpikir bahwa kami tidak akan memulainya (Liga Italia) lagi, itu akan menjadi kecemasan saya dan negara kami,” kata Gravina kepada radio Italia

Related News